Evos Esport adalah salah satu organisasi esports terpopuler di dunia. Situs Esports Charts melaporkan untuk kuartal-II 2021 (periode April-Juni), Evos menjadi organisasi esports terpopuler ketiga. Tim Evos berhasil mendapatkan jumlah jam tayang sebanyak 30,31 juta jam dari 46 pertandingan. Yuk kenalan dengan tim esports yang satu ini!

Logo EVOS Esports

EVOS Esports memiliki logo berupa gambar harimau putih yang dilengkapi dengan tameng dan auman harimau putih. Warna yang dipilih Evos Thunder adalah pure white, dark blue, dan sky blue. Logo ini menggambarkan keberanian, ketangguhan, dan pantang menyerah. Maknanya, agar tim EVOS Esports bisa mencetak kemenangan secara konsisten.

Kapan EVOS Esports dibentuk?

EVOS Esport berdiri tahun berapa? Dikutip dari berbagai sumber, EVOS Esports pertama kali dibentuk pada 1 September 2016. Organisasi esports ini dibentuk oleh Ivan Yeo sebagai bentuk kecintaan terhadap terhadap dunia game, impian menjadi pro player, hingga membesarkan tim esports-nya sendiri.

Sebelum bernama EVOS Esports, Ivan Yeo selaku founder dan Bisma Aditya Putra selaku Chief Executive Officer menamakan organisasi ini dengan nama Zero Latitude. Pada awalnya, EVOS hanya memiliki satu divisi, yaitu DOTA 2. Perekrutan tim divisi dilakukan oleh founder saat menjadi Event Organizer (EO) di turnamen Asia Electronic Sports Games. 

Di turnamen tersebut, Zero Latitude menjadi juara ketiga. EVOS sebagai sponsor turnamen tersebut mengambil Zero Latitude, karena juara 1 dan juara 2 di turnamen tersebut sudah memiliki sponsor masing-masing. Sejak saat itu, nama Zero Latitude tidak lagi digunakan, dan berganti dengan nama EVOS Esports.

Mengutip Revivaltv, tim Dota 2 EVOS ini diisi oleh beberapa pemain esports Indonesia ternama, seperti Whitemon, pemain Indonesia pertama yang berlaga di The International, dan Facehugger yang sekarang bermain di tim Mobile Legends, Aura Fire.

Siapa Saja Tim EVOS Esports? 

Dari mana asal tim EVOS? Tim EVOS Esports berasal dari Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Hingga saat ini tim EVOS Esports berjumlah 11 tim yang tersebar di Asia Tenggara. Berdasarkan situs website resminya, tim EVOS Esports terbagi menjadi tiga divisi game, sebagai berikut:

Tim Mobile Legends EVOS:

  • EVOS Legends (Indonesia)
  • EVOS Icon (Indonesia)
  • EVOS Lynx (Indonesia)
  • EVOS SG (Singapura)
  • Nexplay EVOS (Filipina)

Tim PUBG Mobile EVOS:

  • EVOS Reborn (Indonesia)
  • EVOS VIP (Malaysia)

Tim Free Fire EVOS:

  • EVOS Divine (Indonesia)
  • EVOS Immortal (Indonesia)
  • EVOS FF Thai (Thailand)

Sementara dua tim lainnya berkembang di Thailand dalam game populer, yaitu Realm of Valor (EVOS ROV) dan League of Legends: Wild Rift (EVOS TH). Sebelumnya juga ada divisi Dota 2 EVOS, namun pada tahun 2019 lalu divisi ini harus disband karena EVOS tidak lagi fokus dalam game MOBA tersebut. Bahkan EVOS Esports juga sempat melebarkan ekspansi hingga ke Singapura. Sayangnya, tim EVOS Singapura akhirnya dibubarkan.

Prestasi EVOS Esports

EVOS Esports menorehkan banyak prestasi di kancah mancanegara. Salah satu prestasi yang cukup gemilang, yakni M1 Mobile Legends World Championship yang didapatkan EVOS pada tahun 2019. FYI, pelatih Mobile Legends EVOS Esports berasal dari Singapura, namanya Bjorn Ong.

Apalagi sih prestasinya? Bukan cuma divisi Mobile Legends yang terkenal kemenangannya, divisi Free Fire, EVOS Immortal, juga berhasil menjadi juara dunia Free Fire World Cup 2019 dan mendominasi di dua edisi 2020 & 2021 Free Fire Indonesia Master.

Selain itu, divisi lainnya, seperti Arena of Valor (AOV) juga menjuarai ASL Season 1 hingga 3. Tim EVOS juga menjuarai pernah menjadi runner-up di ajang PBIWC 2019, MPL Season 7, dan PINC 2019.

Dari tim EVOS Esports, para pemain yang berprestasi di kancah Internasional berhasil dicetak. Di antaranya, OURA, Donkey, Wann, Rekt, dan Luminaire. Selain itu, tim EVOS Esports juga melahirkan banyak pemain bintang seperti Jess No Limit, Marsha, dan Jonathan Liandi yang kini aktif menjadi game streamer di Youtube.

Saking berprestasinya, EVOS Esports berhasil banyak menarik berbagai pihak untuk menjadi sponsor loh. EVOS Esports juga menjadi tim esports dengan jutaan penggemar. Mau juga bergabung dalam tim EVOS? Gimana sih caranya?

Yuk upgrade skill dulu di kelas Menjadi Atlet Esports. Di kelas ini kamu akan mempelajari tentang strategi dan teknik bermain game dari gamers profesional, termasuk cara menemukan peluang di bidang esports. Daftar sekarang dan jadilah atlet esports masa depan!

Author

Hai! Saya Masriah Hasan, seorang yang bersemangat menerbitkan konten berdasarkan riset tentang karir, bisnis, pendidikan, dan lain-lain.