Strategi pemasaran catering bisa berhasil apabila kamu memahami dan menerapkan strategi yang tepat untuk bisnis catering kamu. Strategi pemasaran catering sangat penting dipertimbangkan mengingat banyaknya bisnis serupa. Persaingan yang ketat ini perlu disiasati dengan strategi pemasaran yang efektif.

Apa Itu Bisnis Catering?

Bisnis catering merupakan bisnis yang bergerak di bidang pelayanan dan pemesanan berbagai macam makanan dan minuman siap saji untuk kebutuhan sebuah acara dalam skala besar. Dengan hadirnya bisnis catering, masyarakat tidak perlu repot dalam menyajikan makanan untuk kebutuhan acara.

Bisnis catering memiliki prospek yang cerah dan memberi omzet yang cukup besar. Acara yang membutuhkan jasa catering biasanya pesta pernikahan, ulang tahun, arisan, atau acara ramadan. Bisnis catering akan sangat menarik dan cocok bagi orang yang hobi masak.

Cara Memulai Bisnis Catering

1. Menentukan Jenis Catering, Merek, dan Logo

Tentukan jenis catering terlebih dahulu. Jenis catering antara lain catering pesta, catering rantangan, catering perusahaan, catering transportasi, dan catering rumah sakit.

Setelah menentukan jenis catering, langkah selanjutnya adalah menentukan nama merek catering beserta logonya.

Kamu bisa menggunakan nama kamu sebagai merek. Misalnya, Kurnia Catering, Dapur Umi Kulsum, atau Maryam’s Kitchen. Kamu juga memastikan nama merek dan logo tersebut belum pernah digunakan.

2. Persiapkan Ruang Dapur dan Peralatan Masak 

Untuk membuka bisnis catering, dapur dan peralatan masak yang lengkap perlu disiapkan. Beberapa peralatan masak yang perlu ada antara lain kompor, wajan, spatula set, pemanggang, panci pengukus, ulekan atau pelumat bumbu, talenan dan pisau set, panci, rak penyimpanan bumbu, dan lemari pendingin.

Jika jenis catering yang kamu pilih adalah catering prasmanan, persiapkan juga peralatan prasmanan seperti piring, sendok, garpu, dan punch bowl set.

3. Modal Belanja Pesanan Catering dan Tenaga Masak

Hal yang tak kalah penting untuk disiapkan adalah modal belanja dan tenaga masak. Dalam catering setidaknya akan membutuhkan juru masak, juru cuci, atau pelayan katering.

Rincian modal bisnis catering terdiri dari modal untuk peralatan, bahan masakan, dan biaya operasional usaha catering. Apabila memungkinkan, kamu bisa mengurangi budget tenaga masak dengan meminta bantuan kerabat.

4. Cari Vendor Bahan Makanan

Salah satu relasi yang penting dibangun dalam bisnis catering adalah vendor bahan makanan.

Carilah satu vendor bahan makanan dengan kualitas dan kuantitas yang bermutu dan menawarkan harga terbaik. Pemilihan vendor yang tepat dan memiliki kredibilitas tinggi akan membantu kelancaran bisnis catering.

5. Periksa Lisensi

Setelah semua persiapan terpenuhi, kamu wajib memenuhi lisensi usaha catering seperti legalitas kesehatan yang memerlukan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi Jasaboga dan Sertifikat Kursus Higiene Sanitasi Makanan.

Pemenuhan lisensi ini penting untuk membangun kepercayaan konsumen, mengikuti tender, atau mengajukan pinjaman sebagai tambahan modal. 

Bagaimana Cara Memasarkan Usaha catering? 

Strategi pemasaran catering yang akan dibahas dalam artikel ini adalah cara memasarkan usaha catering secara online.

Pemasaran secara digital dinilai lebih optimal daripada pemasaran konvensional seperti mulut ke mulut. Strategi pemasaran catering secara online sebagai berikut:

1. Brosur Online

Meski pemasaran catering dilakukan secara digital, pembuatan brosur tetap diperlukan dalam pemasaran.

Desain brosur mencantumkan foto asli masakan yang dibuat. Cantumkan pilihan paket makanan beserta harganya dan cara pembayaran serta pengiriman yang tersedia. Brosur online juga harus memuat kontak bisnis catering dan media sosial.

2. Buat Database Konsumen & Testimoni

Strategi pemasaran catering yang sukses memiliki pengelolaan database konsumen yang bagus. Setiap orderan catering dicatat secara digital.

Database orderan tersebut bisa menjadi objek pemasaran selanjutnya. Lebih pentingnya lagi, kamu perlu menjaga database ini untuk menjalin komunikasi dengan konsumen tersebut sehingga mereka kembali mengorder catering milikmu.

3. Media Sosial: ergabung dengan komunitas di media sosial

Media sosial adalah media promosi yang efektif. Promosi harian bisa dilakukan melalui konten feed dan story tentang resep masakan dengan foto asli milik bisnis catering kamu. Sesekali kamu bisa menampilkan testimoni pelanggan, giveaway, atau kuis. Selain itu sebagai strategi pemasaran merek catering, rutinlah mengunggah video tutorial masak di kanal Youtube.

4. Website

Strategi SEO melalui konten di website menjadi alternatif strategi pemasaran organik. Secara rutin kamu bisa mengisi website tersebut dengan postingan yang berhubungan dengan masak.

Contohnya resep masakan dan tips masak. Pembuatan website ini juga bertujuan untuk menambah kredibilitas bisnis catering sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen. Jika kamu memiliki budget lebih, kamu bisa memanfaatkan jasa iklan berbayar Google yaitu google ads.

Nah, itulah strategi pemasaran catering yang perlu kamu pelajari. Yuk upgrade skills kamu untuk memaksimalkan teknik marketing dalam bisnis.

Ikuti kelas pelatihan dan temukan mentor terbaik yang bisa membantumu mengembangkan skills. Semangat berkembang!

Author

Hai! Saya Masriah Hasan, seorang yang bersemangat menerbitkan konten berdasarkan riset tentang karir, bisnis, pendidikan, dan lain-lain.

Write A Comment