Strategi pemasaran produk fashion yang efektif didasarkan pada tujuan spesifik yang diimplementasikan dan dievaluasi secara cermat dalam waktu yang tepat. Salah satu kunci strategi marketing yang populer diterapkan adalah strategi marketing 4P

Strategi marketing 4P terdiri dari empat komponen penting yang meliputi product (produk), price (harga), place (tempat), dan promotion (promosi). Strategi marketing 4P sebagai metode riset pemasaran tradisional memberi pengaruh besar terhadap kelangsungan bisnis 

Selain mempertimbangkan 4 komponen tersebut, masih ada banyak hal yang mesti dilakukan untuk meningkatkan revenue bisnis. Terutama pada era digital pasca pandemi seperti sekarang, bisnis fashion harus mampu bertahan dan berdaya saing dengan bisnis fashion lainnya. 

Qourse.Id telah merangkum 7 langkah-langkah yang dapat dilakukan sebagai strategi marketing fashion di era digital. Simak ulasan selengkapnya yuk! 

Strategi Pemasaran Produk Fashion Secara Online

1. Bergabung dengan E-Commerce

Strategi marketing fashion wajib di era digital adalah bergabung dengan e-commerce. Aktivitas belanja online meningkat sejak pandemi.

Mengutip Databoks, hasil survei We Are Social pada April 2021 menunjukkan bahwa 88,1% pengguna internet di Indonesia memakai layanan e-commerce untuk membeli produk.

Untuk mendorong penjualan bisnis fashion, kamu bisa memanfaatkan e-commerce. Strategi marketing yang bisa dilakukan antara lain, upselling produk, penjualan secara live, promo cuci gudang, dan memberi diskon untuk produk tertentu. 

2. Pemasaran melalui Media Sosial

Media sosial adalah saluran pemasaran digital yang paling efektif. Media sosial memainkan peran penting dalam mengarahkan penggunanya membeli produk fashion. Menurut Influencer Marketing Hub Benchmark Report, sebanyak 69% pemasar menggunakan media sosial untuk menciptakan kesadaran merek. Jadwalkan posting secara konsisten untuk menumbuhkan audiens. 

Media sosial juga berfungsi meningkatkan lalu lintas web dan konversi. Media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Tiktok telah mengembangkan fitur penjualan layaknya marketplace. Melalui marketplace ini pengguna dapat melihat, menelusuri, dan membeli produk tanpa meninggalkan aplikasi media sosial. Manfaatkan fitur ini secara optimal. 

3. Buat Website/Blog Brand Fashion

Selain media sosial, saluran pemasaran organik yang berfungsi mendorong lalu lintas dan konversi adalah situs web. Dengan membangun situs web, merek fashion kamu akan lebih terpercaya di mata konsumen.

Situs web bukan saja digunakan sebagai wadah penjualan tetapi juga pemasaran konten dengan rute SEO. Namun pemasaran organik melalui konten ini memerlukan waktu sedikitnya 6 bulan untuk mendapatkan hasil. 

4. Email Marketing

Email marketing merupakan strategi marketing fashion yang paling hemat untuk menjangkau audiens global.

Pada tahun 2020, jumlah pengguna email global mencapai 4 miliar dan akan tumbuh menjadi 4,6 miliar pada tahun 2025. Strategi marketing melalui email berpotensi besar meningkatkan pengalaman pelanggan secara personal.

Buat email yang menarik dan fashionable. Inspirasi newsletter yang dapat dikirimkan kepada pelanggan antara lain email selamat datang, konten tentang fashion, promosi, rekomendasi produk khusus pelanggan, inventaris baru, dan email pembelian. 

5. Bekerja Sama dengan Influencer

Salah satu strategi marketing fashion yang populer ialah bekerja sama dengan fluencer. Bentuk kerja sama yang dapat dilakukan antara lain endorse produk fashion, mensponsori postingan, atau memberi kode diskon kepada audiens influencer. 

Identifikasi target market produk fashion kamu, dan pilih influencer yang tepat untuk menarik perhatian mereka. Jasa influencer di media sosial mendukung peningkatan visibilitas merek, lalu lintas, pendapatan, dan basis pelanggan berulang. Melalui Influencer, basis pelanggan baru membangun kepercayaan tentang merek yang direkomendasikan. 

7. Program Afiliasi

Program affiliasi marak digunakan e-commerce belakangan ini. Marketing affiliasi merupakan proses memasarkan produk orang atau perusahaan untuk memperoleh komisi. Bentuk strategi marketing ini dapat mendorong penjualan dan menghasilkan pendapatan online yang signifikan.

Pelanggan dapat mempercayai afiliator sebagai sumber informasi yang dapat diandalkan. Para affiliator merekomendasikan produk berdasarkan pengalaman mereka.

Apabila afiliator merekomendasikan produk yang buruk, ini akan menurunkan kepercayaan mereka terhadap produk rekomendasi lainnya. 

8. Giveaway dan Kuis

Strategi marketing fashion melalui giveaway atau kuis berfungsi meningkatkan prospek bisnis, keterlibatan pelanggan, dan brand awareness. Dengan mengadakan giveaway biaya pemasaran yang dibutuhkan lebih rendah daripada biaya iklan berbayar.

Kamu bisa membagikan hadiah berupa produk fashion sendiri untuk meningkatkan kesadaran merek. Keterlibatan yang terjadi pada akhirnya akan membentuk loyalitas pelanggan. 

Nah, itulah 7 strategi marketing fashion yang wajib diterapkan pada era digital. Yuk upgrade skill di bidang marketing untuk mengoptimalkan strategi marketing bisnismu.

Author

Hai! Saya Masriah Hasan, seorang yang bersemangat menerbitkan konten berdasarkan riset tentang karir, bisnis, pendidikan, dan lain-lain.

Write A Comment